Cara Dapetin Visa Australia 3 Tahun


Sumber: The Courier Mail 26 Jan 2015 

Saya baru saja melakukan perjalanan ke Jepang, namun yang saya tulis bukanlah visa Jepang melainkan visa Australia. Pada ketinggian 41.000 dari permukaan laut draft saya buat, sehingga nantinya memudahkan saya dalam menulis.

Berkunjung ke Negeri Kanguru memang perlu visa bagi kita traveler merah putih. Walaupun Aussie (sebutan untuk orang Australia) dapat mengajukan VOA (Visa On Arrival) saat berkunjung ke Indonesia, namun sayangnya VOA bagi WNI belum berlaku !!!

Hal pertama yang harus diinget yaitu kita tak perlu repot ke kedutaan Australia untuk pengajuan visa, melainkan ke VFS lembaga yang bekerja sama dengan beberapa kedutaan untuk pengurusan visa. Oiya VFS ini satu lokasi dengan mall, jadi bisa sambil mejeng setelah urusan kalian rebes. 

Berikut Alamat VFS yang di Jakarta yahh

Kuningan City Mall Lantai 2, Jl Prof. DR. Satrio No. 18 RT14/RW4  
Karet Kuningan, Setiabudi
Jakarta Selatan 12940
Telepon : +62 21 304 18714
Jam kerja : Senin - Jumat pukul 08:30 hingga pukul 16:00 


VFS Kuningan City, Jakarta Selatan

Dokumen apah saja yang dibutuhkan untuk kelengkapan visa kunjungan (turis), silah cekidut di bawah ini yahh
  1. Formulir Permohonan Visa 
  2. Salinan Passport
  3. Pas Foto
  4. Salinan Akte Lahir, Kartu Keluarga, KTP jangan lupa
  5. Rekening bank 3 bulan terakhir
  6. Surat Keterangan Kerja 
  7. Surat Sponsor atau Invitation Letter (jika ada)
  8. Dokumen Lainnya
Baiklah sekarang catet baik-baik poin penting dari delapan dokumen di atas


1. Formulir Permohonan Visa
Silahkan mengunduh formulir permohonan visa (sesuai kebutuhan Anda) pada link ini: http://www.vfsglobal.com/Australia/Indonesia/english/index.html. Isilah data sesuai hati nurani (sejujur-jujurnya), karena Tuhan Maha Mengetahui. heheh apa sih!!
Formulir 1419 (visa kunjungan) ini ada 17 halaman yang terbagi dalam 52 item pertanyaan dan semuanya dalam bahass Inggris. 

2. Salinan Passport  
Jika kalian punya beberapa passsport, sebaiknya siapkan semua salinannya (berwarna) walaupun masa berlakunya telah habis. Maksud saya "semua" adalah semua halaman yang ada stempel hasil kunjungan ke negara lain.  Hal ini sebagai track record loh.


3. Pas Foto 

Wajib membawa pas foto karena belum ada fasilitas rekaman biometrik di layanan ini (kecuali visa UK). Foto berwarna terbaru, maksimal 6 bulan terakhir, dengan background polos (bebas dalam warna), ukuran 4 X 6 sebanyak 2 lembar. 

4. Akte lahir, kartu keluarga dan KTP 
Dibuatkan salinan dalam ukuran A4 (KTP), sertakan dokumen yang asli yahh, untuk berjaga-jaga saat diminta petugas Avac. 
Saya selalu siapkan salinan berwarna, sehingga memudahkan petugas untuk membaca. Saat kita memudahkan pekerjaan seseorang, Tuhan akan memudahkan perkara kita juga.


5. Tabungan tiga bulan terakhir 
Nah, ini nih hal yang masih simpang siur, kebanyakan orang berasumsi rekening bank kita harus "gemuk" sehingga visa kita bisa diapproved. Fantastiko angka yang diberikan, 30 hingga 50jt.. 

Tetttoottt... 

Justru sebaliknya akan dicurigai kalo tetiba gemuk, dalam formulir tidak menyebutkan nominal pasti yang harus kita punya dalam tabungan. Pastikan rekening yang kita jadikan referensi adalah rekening bank yang aktif (alur debit kreditnya lancar).

Ga ada salahnya juga, jauh jauh hari kita mempercantik saldo tabungan kita. Bagi saya, dana yang ada di rekening adalah satu juta rupiah per hari dikalikan jumlah hari kita di Australia. 1juta ini meliputi biaya akomodasi, transport dan makan. 


6. Surat Keterangan Kerja:  
Mintalah jauh-jauh hari surat keterangan kerja di bagian personalia tempat Anda bekerja. Surat ini isinya tentang kebenaran bahwa kita adalah karyawan di instansi tersebut dengan menyebutkan job title dan kita akan kembali bekerja setelah masa waktu tertentu.

Hal ini penting, karena kita tidak akan dicurigai sebagai pencari kerja di negeri orang, kecuali kalian memang bermaksud mendapatkan working holiday visa

Jika teman-teman adalah tipe orang tidak terikat dengan kontrak kerja (baca: freelance dll) sebaiknya bikin surat sakti di atas materai, terang-terangan tentang pekerjaan kita disertakan bukti otentik (bisa SIUP dkk). 

Karena Saya seorang guru yoga profesional, jadi dokumen lain yang saya lampirkan adalah sertifikasi guru yoga. 



7. Invitation Letter  
Isi surat ini biasanya sedikit bocoran tentang si pengundang, jika kita memiliki kerabat atau teman yang tinggal di Australia. 

Bahwa nanti selama keberadaan kita di Australia, kita akan tinggal di rumah/apartement mereka, bisa juga mencantumkan kerabat akan menanggung makan dan transport kita (jika ditanggung yah), dah untung dapat tempat nginap gratis, masa makan/transport juga harus nebeng.. hehehh. 

Intinya ada yang menjamin selama kita di sana. 


8. Dokumen lainnya 
Ciri dokumen ini bersifat sebagai pendukung; bisa berupa salinan halaman depan passport atau license pihak yang mengundang, atau dokumen lain yang diminta kedutaan. 

Beberapa traveler mengatakan bahwa mereka dimintai rekening bank orang yang membuat sponsor letter. 

Tapi jika yang mengundang teman kita, masa iya kita kepoin juga saldo tabungan mereka. Well, will see !!!

Pernah iseng-iseng tanya kepada mereka yang berbaik hati menuliskan invitation letter buat saya, apakah pernah dihubungi kedutaan Australia?

Semua kompak menjawab Never ... namun pada kasus lain ada juga pihak sponsor yang dihubungi petugas kedutaan. 

Informasi Tambahan / Tips and Tricks


Kedai makan minum depan pintu masuk 

Durasi Permohonan &  Pelacakan Status Visa
Rata-rata dibutuhkan 7 hingga 14 hari kerja tergantung Kedutaan. Bisa lebih cepat/lambat... ahhh 
Setiap pengajuan Australian visa di Avac, kita akan mendapatkan nomer referensi (VFL) yang tertera pada nota pembayaran, nomer inilah yang bisa dipake untuk melacak status permohonan visa kita.

Untuk pelacakan status visa, langsung ke website di atas, atau menggunakan jasa layanan SMS dari Avec. Dikenakan biaya tambahan 20ribu rupiah. Pengalaman saya.... ga perlu-perlu amat sih ini, kan sudah ada website buat pelacakan. Kalo bisa gratis mengapa harus bayar, save your budget!


Pengajuan melalui Pos
Avac juga menyediakan layanan jemput dokumen, sehingga kita tidak perlu repot datang langsung ke kantor AVAC, pastikan bahwa kita telah memilih jenis visa sesuai kebutuhan. 

Saya lebih memilih datang sendiri ke TKP, pilihan ada di tangan masing-masing yahhh. 

Metode Pembayaran
Bayarnya gimana sist ?

Easy, Avec menerima pembayaran tunai dan kartu kredit. Yang pake CC tentunya kena extra cost 3% ya. Ada biaya tambahan jika meminta pihak VFS membantu dalam pengisian formulir.. (liat bukti pembayarannya.. ada item itu)

Asuransi Perjalanan? 
Tidak ada keharusan membeli asuransi perjalanan seperti pengurusan visa lain. Sangat membantu menyelamatkan pundi-pundi rupiah kita kan ?

Pengajuan & Pengambilan Visa:
Orang-orang biasanya akan datang pada pagi hari, kebayang kan betapa hectic saat itu, bersamaan dengan para urban menuju kantor, saran saya pernah bekerja di Mega Kuningan datanglah setelah makan siang, pukul 3 sore antrian pengunjung sudah lumayan sepi.

Visa Australia tidak berbentuk stiker yang dilekatkan pada passport kita, namun mereka akan mengirimkan surel yang menyatakan visa Anda telah disetujui dengan masa waktu tertentu. 

Keputusan visa kita ditolak atau disetujui tidak bisa diganggu gugat. 

Saat ditolakpun duit ga bakal dech bisa refund, tidak pula disertakan alasan mengapa visa ditolak. Sungguh kenyataan pahit lebih pahit daripada minum kopi tanpa gula dan susu. Lain cerita gadis yang menolak menikah dengan kekasihnya setelah menerima lamaran. Seserahan yang telah diterima harus dikembalikan kepada sang empunya …

Maka dari itu sodara-sodara sebangsa dan setanah air, perhatikan baik-baik persyaratan yang harus dilengkapi, yahhhh biar ga rugi, dan pastikan minta doa restu orang tua.

Oiya, Durasi visa yang diberikan pun bervariasi.

Perdana melayangkan aplikasi visa Australia dengan bantuan travel agent di Jakarta dikenai biaya sebesar 2.5jt (tahun 2012) visa kunjungan yang diberikan 3bulan. Kali kedua saya memberanikan diri apply sendiri, gubrak… hal yang paling  mengejutkan, biayanya lebih murce (baca murah) setengah harga travel agent itu, Alhamdulillah dapat visa Australia yang keluar satu tahun dengan masa kunjungan maksimal 90 hari.

Penasaran, saya coba lagi dengan harapan dapat visa granted 3 tahun, ehhhh biyung biyung, sial malah dikasih satu tahun. arrrhhh please dech.  2015 kemarin dikala hopeles, nulis di form aplikasi permintaan visa satu tahun eeehh dilala dikasih 3 tahun… uhhhh lompat kegirangan. Bukan sulap bukan sihir, tapi ini juga bukan mimpi pemirsah.

Bayangkan 3 tahun visa Australia…. Like a blink imaginasi saya serentak melayang ke negara tetangga Australia, Negeri Hobbiton dan Fiji. 

Iya dong, artinya saya tak perlu repot urus visa transit jika suatu hari nanti menggigil di Queens town, atau sand bathing sembari membaca buku di pantai berpasir putih lembut berlangit biru di Vanuatu.

See, cerita seorang traveller itu penuh dengan kejutan !!!! 

Jangan bawa laptop ato kamera saat ke sini (teman-teman yang sengaja datang ke Jakarta untuk pengurusan Visa) karena tas akan dititipkan dan ada biayanya, huhhhh tak tanggung-tanggung biayanya diitung per bag --- Jakarta memang kejaaaammm !!!!!! 




Get Down Under and Enjoy The Wonder !!!


Thank you, please come again 

Comments